Merencanakan Umrah dalam Musim Ramadan? Berikut Kelebihan dan Tantangannya!
Melaksanakan umrah selama bulan Ramadan adalah impian banyak umat muslim, karena bulan ini dianggap sebagai waktu yang penuh berkah dan keberkahan. Namun, merencanakan umrah selama musim Ramadan juga memiliki kelebihan dan tantangannya sendiri. Berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.
Kelebihan yang pertama ialah pahala yang lebih besar. Melakukan ibadah umrah selama bulan Ramadhan dikatakan memiliki pahala yang lebih besar dibandingkan dengan umrah yang dilakukan di waktu lain. Ini karena nilai ibadah yang dilakukan selama bulan Ramadhan secara umum diperbesar, sehingga setiap amal kebajikan yang dilakukan selama umrah juga akan mendapatkan pahala yang lebih besar.
Kedua, suasana spiritual yang lebih khusyuk. Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Islam meningkatkan ibadah dan ketaatan mereka kepada Allah SWT. Suasana spiritual di Tanah Suci selama bulan Ramadan sangat khusyuk dan memotivasi jamaah umrah untuk lebih fokus pada ibadah dan meningkatkan hubungan spiritual mereka dengan Allah SWT.
Ketiga, berdoa di bulan yang mulia. Menghabiskan waktu di Tanah Suci dan beribadah di bulan Ramadan memberikan kesempatan yang luar biasa untuk berdoa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Dengan suasana yang khusyuk dan penuh berkah, doa-doa yang dilakukan selama umrah di bulan Ramadan memiliki peluang yang lebih besar untuk dikabulkan.
Sedangkan tantangan pertama yaitu cuaca yang panas dan tidak terduga. Bulan Ramadhan sering kali jatuh pada musim panas di wilayah Arab Saudi, yang berarti suhu udara bisa sangat tinggi dan tidak terduga. Hal ini dapat menjadi tantangan bagi jamaah umrah, terutama bagi mereka yang tidak terbiasa dengan cuaca panas.
Kedua, kepadatan jamaah yang lebih tinggi, karena bulan Ramadhan adalah waktu yang populer untuk melakukan umrah, maka biasanya ada peningkatan jumlah jamaah umrah yang datang ke Tanah Suci. Ini dapat menyebabkan kerumunan dan antrean yang lebih panjang di tempat-tempat suci, yang dapat mempengaruhi kenyamanan dan kelancaran ibadah.
Ketiga, perubahan jadwal dan rutinitas harian. Selama bulan Ramadan, umat Islam berpuasa dari fajar hingga matahari terbenam, yang berarti ada perubahan besar dalam jadwal dan rutinitas harian. Ini dapat menjadi tantangan bagi jamaah umroh yang perlu menyesuaikan diri dengan waktu makan dan minum yang terbatas serta jadwal ibadah yang berbeda.
Meskipun merencanakan umrah dalam musim Ramadan memiliki tantangannya, namun kelebihan dan berkah yang diperoleh dari melakukan ibadah di bulan yang mulia ini jauh lebih besar. Dengan persiapan yang matang dan kesabaran yang kuat, pengalaman umrah selama bulan Ramadhan dapat menjadi pengalaman spiritual yang tak terlupakan dan membawa manfaat yang besar bagi jamaah.
.
.
Sumber Referensi:
Langkah Memilih Paket Umrah yang Tepat
Memilih paket umrah yang tepat adalah langkah penting dalam merencanakan perjalanan ke Tanah Suci. Berbagai agen perjalanan menawarkan berbagai jenis paket umrah dengan beragam harga dan fasilitas. Untuk memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan Sahabat, pertimbangkanlah beberapa hal berikut.
1. Tentukan Anggaran Sahabat
Langkah pertama dalam memilih paket umrah yang tepat adalah menentukan anggaran Sahabat. Tetapkan batas anggaran yang realistis berdasarkan kondisi keuangan Sahabat. Ini akan membantu Sahabat menyaring opsi paket umrah yang sesuai dengan kemampuan finansial Sahabat.
2. Periksa Fasilitas yang Ditawarkan
Setiap paket umrah mungkin menawarkan fasilitas yang berbeda, seperti tiket pesawat, akomodasi, transportasi lokal, makanan, dan ziarah ke tempat-tempat suci. Periksa dengan cermat fasilitas yang ditawarkan dalam setiap paket dan pastikan bahwa paket yang Sahabat pilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Sahabat.
3. Perhatikan Kualitas Akomodasi
Akomodasi adalah salah satu faktor penting dalam menentukan kenyamanan perjalanan Sahabat. Periksa jenis akomodasi yang disediakan dalam paket umrah tersebut, apakah hotelnya berada dalam jarak yang dekat dengan Masjidil Haram, kualitasnya, serta fasilitas yang disediakan.
4. Perhatikan Rute Ziarah
Ziarah ke tempat-tempat suci di sekitar Makkah dan Madinah adalah bagian penting dari perjalanan umrah. Periksa rute ziarah yang disertakan dalam paket umrah tersebut, apakah tempat-tempat yang Sahabat inginkan untuk dikunjungi termasuk dalam rute tersebut.
5. Tinjau Reputasi Agen Perjalanan
Pilihlah agen perjalanan yang memiliki reputasi baik dan terpercaya dalam menyelenggarakan perjalanan umrah. Tinjau ulasan dan testimoni dari pelanggan sebelumnya untuk mendapatkan gambaran tentang kualitas layanan yang mereka berikan.
6. Konsultasikan dengan Orang yang Berpengalaman
Jika Sahabat belum pernah melakukan umrah sebelumnya, konsultasikanlah dengan orang-orang yang telah memiliki pengalaman dalam melakukan umroh. Mereka dapat memberikan saran dan tips berharga dalam memilih paket umrah yang tepat untuk Sahabat.
7. Pertimbangkan Waktu dan Durasi Perjalanan
Pertimbangkan waktu dan durasi perjalanan yang sesuai dengan jadwal Sahabat. Beberapa paket umrah mungkin menawarkan perjalanan selama beberapa hari, sementara yang lain mungkin lebih lama. Pilihlah paket yang sesuai dengan jadwal dan kebutuhan Sahabat.
Dengan mempertimbangkan semua faktor di atas, Sahabat dapat memilih paket umrah yang tepat yang sesuai dengan kebutuhan, preferensi, dan anggaran. Pastikan untuk melakukan penelitian yang teliti dan memilih agen perjalanan yang dapat dipercaya untuk memastikan pengalaman umrah Sahabat berjalan dengan lancar dan berkesan. Abusiraj Travel dapat menjadi solusi yang tepat untuk memercayakan perjalanan umrah sahabat.
.
.
.
Sumber Referensi:
Perbedaan Antara Umrah dan Haji yang Perlu Sahabat Ketahui!
Umrah dan haji adalah dua ibadah penting dalam agama Islam yang melibatkan perjalanan ke Tanah Suci Makkah. Meskipun keduanya berhubungan dengan kunjungan ke Masjidil Haram dan Ka’bah, ada perbedaan signifikan antara keduanya. Berikut adalah beberapa perbedaan utama yang harus Sahabat ketahui.
1. Waktu Pelaksanaan
Umrah dapat dilakukan kapan saja selama setahun, sedangkan haji hanya dapat dilakukan pada waktu-waktu tertentu, yaitu pada bulan Dzulhijjah. Haji dilaksanakan selama beberapa hari selama bulan Dzulhijjah, dimulai dari tanggal 8 hingga 12 atau 13 Dzulhijjah.
2. Wajib atau Sunnah
Umroh adalah ibadah yang sunnah, yang berarti bahwa melaksanakannya tidak diwajibkan, tetapi sangat dianjurkan bagi umat Islam yang mampu melakukannya. Sementara itu, haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu secara fisik, mental, dan finansial.
3. Kegiatan yang Dilakukan
Kegiatan umrah terdiri dari tawaf (mengelilingi Ka’bah tujuh kali), sa’i (berlari-lari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah), dan tahallul (memotong atau mencukur rambut). Kegiatan haji jauh lebih kompleks dan melibatkan tawaf, sa’i, lempar jumrah (melempar jumrah setan), wukuf di Arafah, dan berbagai ritual lainnya.
4. Niat dan Keadaan Ihram
Untuk umrah, seseorang harus membuat niat sebelum memasuki Miqat dan mengenakan pakaian ihram. Namun, seseorang dapat mengenakan ihram dari lokasi mana pun di luar Miqat jika melaksanakan haji. Niat haji juga harus dibuat sebelum memasuki Miqat.
5. Kompensasi atas Kekurangan
Jika seseorang melakukan umrah sebagai ganti dari haji yang tidak dilakukan pada waktunya, itu disebut sebagai “umrah qarinah”. Namun, tidak ada kompensasi yang dapat menggantikan haji yang terlewat, kecuali jika seseorang melakukan haji pada waktu berikutnya ketika ia mampu melakukannya.
Mengetahui perbedaan antara umrah dan haji penting untuk memahami pentingnya dan kewajiban masing-masing ibadah, serta untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci. Semoga penjelasan ini membantu Sahabat memahami perbedaan antara dua ibadah yang mulia ini.
.
.
Sumber Referensi:
Tujuh Destinasi Spiritual yang Wajib Dikunjungi Selama Umroh
Perjalanan umrah bukan hanya tentang menunaikan ibadah, tetapi juga tentang mengunjungi tempat-tempat suci yang sarat akan makna spiritual. Berikut adalah tujuh destinasi spiritual yang harus Sahabat kunjungi selama umrah.
1. Masjidil Haram
Masjidil Haram adalah tempat suci yang paling penting bagi umat Islam, karena di dalamnya terdapat Ka’bah, arah kiblat umat Islam di seluruh dunia. Selama di Masjidil Haram, habiskan waktu Sahabat untuk melakukan shalat, berzikir, dan bertawaf di sekitar Ka’bah.
2. Bukit Shafa dan Marwah
Bukit Shafa dan Marwah adalah dua bukit yang menjadi bagian dari ibadah sa’i, yaitu berlari-lari kecil antara kedua bukit tersebut sebanyak tujuh kali. Saat melakukan sa’i, ingatlah kisah kesabaran Hajar yang mencari air untuk putranya, Isma’il, dan ambillah pelajaran dari ketekunan dan kepercayaannya kepada Allah SWT.
3. Jabal Nur
Jabal Nur adalah gunung di dekat Makkah yang terkenal karena Gua Hira, tempat di mana Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Allah SWT. Kunjungi gua ini dan ambillah kesempatan untuk merenungkan makna dan pesan dari wahyu pertama tersebut.
4. Jabal Rahmah
Jabal Rahmah adalah bukit di dekat Mina yang merupakan tempat di mana Adam dan Hawa bertemu kembali setelah terpisah di bumi. Tempat ini juga merupakan tempat di mana Nabi Ibrahim dan Isma’il membangun Ka’bah. Saat berada di Jabal Rahmah, luangkan waktu untuk berdoa dan memperkuat hubungan spiritual Sahabat dengan Allah SWT.
5. Maqam Ibrahim
Maqam Ibrahim adalah tempat di Masjidil Haram yang memiliki jejak kaki Nabi Ibrahim. Menurut Al-Qur’an, Nabi Ibrahim membangun Ka’bah bersama putranya, Isma’il, dan jejak kakinya tertinggal di Maqam Ibrahim. Ketika Sahabat mengunjungi Maqam Ibrahim, ambillah kesempatan untuk merenungkan kebesaran Allah SWT dan kesetiaan Nabi Ibrahim terhadap-Nya.
6. Pasar Zakfariah
Pasar Zakfariah adalah pasar di Mekkah yang banyak menjual berbagai oleh-oleh untuk jamaah. Di pasar ini dijual berbagai hal dimulai dari makanan, pernak-pernik dan lain sebagainya.
7. Jannatul Baqi
Jannatul Baqi adalah pemakaman utama di Madinah. Di pemakaman ini banyak kerabat, keluarga dan sahabat nabi Muhammad yang turut dimakamkan.
Kunjungan ke destinasi spiritual ini tidak hanya akan meningkatkan pengalaman umrah Sahabat, tetapi juga akan memperdalam makna ibadah dan memperkuat hubungan spiritual Sahabat dengan Allah SWT. Jangan lewatkan kesempatan untuk merasakan kedekatan dengan tempat-tempat suci ini selama perjalanan umrah.
.
.
Sumber Referensi:
Oleh-Oleh Setelah Umrah yang Cocok untuk Dibawa Pulang!
Sahabat Abusiraj. Ketika berangkat umrah, tentu saja selain bekal perjalanan yang dibawa ke tanah suci, kita juga harus mempunyai bekal pulang yang nanti akan kita berikan kepada keluarga dan saudara yang berada di kampung halaman. Nah, kira-kira bekal apa saja yang perlu kita siapkan? Berikut beberapa oleh-oleh rekomendasi Abusiraj untuk Sahabat semua.
Pertama, minyak wangi. Orang-orang arab memiliki wangi parfum yang khas. Aroma parfum mereka terbuat dari bunga-bunga atau bahan-bahan alami lainya seperti kasturi, rempah khusus dan lain sebagainya. Minyak wangi arab juga dapat membuat kita mengingat kembali suasana ketika kita berada di Mekkah. Oleh karena itu oleh-oleh minyak wangi rasanya wajib ada.
Kedua, souvenir umrah. Selain harganya yang terjangkau dan mudah dibawa kemanapun, souvenir khas Mekkah dan Madinah memiliki desain yang menarik seperti gantungan kunci berbentuk ka’bah, gelang dengan manik-manik khas daerah dan lain sebagainya.
Ketiga, henna khas arab. Bagi yang menyukai kuku berwarna, rasanya wajib membeli dan membawa pulang henna. Warna catik henna biasanya disukai anak muda yang suka berhias, dan ini menjadi oeh-oleh yang cocok untuk dibawa pulang.
Keempat, makanan atau kue khas Mekkah. Rasanya tidak sah jika hanya membawa bingkisan berupa barang saja tanpa makanan. Nah beberapa makanan atau kue berikut dapat menjadi oleh-oleh terbaik untuk kamu yang suka dengan kuliner.
- Cokelat Arab. Ciri khas cokelat arab terdapat pada bentuk dan rasanya.
- Maamoul. Maamoul adalah kue arab saudi yang terbuat dari semolina dan tepung terigu dengan isian kacang kenari dan lain-lain.
- Kacang-kacangan. Kacang arab memiliki rasa yang khas, kacang ini biasanya dijual di sekitar Masjidil Haram ataupun Masjid Nabawi.
Kelima, siwak atau miswak. Siwak atau Miswak sangat bermanfaat bagi kesehatan gigi, Rasulullah sering menggunakan siwak dan hukum menggunakan siwak adalah sunah muakkadah atau dianjurkan oleh Rasulullah saw.
Keenam, madu khasmir. Madu khasmir adalah jenis madu yang memiliki banyak nutrisi dan berasal dari Himalaya. Biasanya penduduk arab mengkonsumsi madu ini sebagai pelengkap makanan.
Ketujuh, kurma dan air zam-zam. Kurma dan air zam-zam adalah oleh-oleh terfavorit jamaah, sebab kedua oleh-oleh ini bagus untuk kesehatan tubuh dan banyak ragam manfaat lainya yang bisa kita peroleh.
Itulah beberapa oleh-oleh khas Arab Saudi yang dapat kita jadikan pilihan untuk dibawa pulang. Semoga postingan ini membantu Sahabat sekalian mendapatkan pilihan terbaik.
.
.
Sumber Referensi:
Tips Hemat Biaya Umrah Tanpa Mengorbankan Kenyamanan
Impian banyak umat Islam adalah umrah. Namun biaya yang terkait dengan perjalanan ini seringkali menjadi hambatan bagi beberapa orang. Berikut adalah beberapa tips hemat biaya umrah tanpa mengorbankan kenyamanan Sahabat ketika di Mekkah nanti.
1. Rencanakan Perjalanan dengan Jauh-jauh Hari
Perjalanan umrah yang direncanakan dengan jauh-jauh hari dapat memberikan Sahabat waktu yang cukup untuk mencari harga tiket pesawat dan akomodasi yang lebih terjangkau. Hindari merencanakan perjalanan di musim ramai seperti bulan Ramadan atau waktu liburan lainnya.
2. Cari Paket Umrah yang Terjangkau
Bandingkan harga paket umrah dari berbagai agen perjalanan dan pilihlah yang menawarkan harga terbaik namun tetap menyediakan fasilitas yang memadai. Pastikan Sahabat memahami dengan jelas apa yang termasuk dalam paket tersebut dan apakah ada biaya tambahan yang perlu Sahabat bayar.
3. Gunakan Diskon dan Promo yang Tersedia
Banyak agen perjalanan dan maskapai penerbangan menawarkan diskon dan promo khusus untuk perjalanan umrah. Pantau terus situs web dan media sosial mereka untuk mendapatkan informasi terbaru tentang penawaran ini.
4. Pertimbangkan Alternatif Akomodasi
Selain hotel bintang, pertimbangkan juga untuk menginap di penginapan atau hostel yang lebih terjangkau namun tetap nyaman dan aman. Sahabat juga dapat mencari akomodasi di daerah sekitar Masjidil Haram yang mungkin lebih terjangkau daripada yang berada di pusat kota.
5. Memakan Makanan yang Hemat
Selama di Tanah Suci, hindari makan di restoran mewah dan pilihlah makanan yang lebih sederhana dan terjangkau di warung atau restoran lokal. Sahabat juga dapat membeli makanan dari pasar atau supermarket untuk menghemat biaya.
6. Gunakan Transportasi Umum
Gunakan transportasi umum seperti bus atau taksi bersama dengan jamaah umrah lainnya untuk menghemat biaya transportasi. Hindari menggunakan taksi atau mobil sewaan pribadi yang lebih mahal kecuali memang sangat diperlukan.
7. Tetapkan Anggaran dan Patuhi Itu
Tetapkan anggaran untuk biaya umrah Sahabat dan patuhi itu dengan disiplin. Hindari pengeluaran yang tidak perlu dan fokuslah pada ibadah Sahabat.
Dengan menerapkan tips-tips di atas, Sahabat dapat melakukan umrah dengan lebih hemat tanpa mengorbankan kenyamanan atau kualitas ibadah Sahabat. Semoga tips ini bermanfaat bagi Sahabat yang ingin merencanakan perjalanan umrah dengan biaya yang terjangkau.
.
.
Sumber Referensi:
https://aldawoodbarokah.com/mengurangi-biaya-umroh-tanpa-mengurangi-kenikmatan/
https://www.kabiantour.com/blog/artikel/seputar-umroh/11-tips-menghemat-biaya-umrah/
https://flsuhk.org/panduan-umrah-backpacker-cara-menghemat-biaya-dan-memaksimalkan-pengalaman/
12 Kesalahan Umum yang Perlu Kita Hindari Saat Melakukan Umrah
Pastinya setiap orang ingin perjalanan umrahnya berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Kira-kira apa sih kesalahan yang sering terjadi sehingga berpotensi membuat umrah Sahabat tidak lancar?
Pertama, kurang persiapan fisik dan mental. Banyak orang cenderung kurang mempersiapkan diri secara fisik dan mental sebelum melakukan umrah. Persiapkan diri Sahabat dengan baik, entah secara fisik maupun mental untuk menghadapi perjalanan yang melelahkan dan penuh berkah ini
Kedua, tidak mempelajari tata cara dan rukun umrah. Sebelum berangkat, penting untuk mempelajari tata cara dan rukun umrah dengan baik. Ini termasuk tata cara ihram, tawaf, sa’i, dan tahallul. Ketidaktahuan akan prosedur yang benar dapat menyebabkan kesalahan selama ibadah.
Ketiga, kurangnya persiapan spiritual. Inilah disebut bahwa ilmu dan mencari ilmu itu wajib. Kita harus belajar ilmu agama dan dekat dengan Allah melalui ibadah spriritual yang biasa kita lakukan, seperti sholat tahajud dan lain sebagainya. Ibaratnya ketika urusan kita dengan Allah selesai, maka Allah akan bantu semua urusan kita.
Keempat, bagi jamaah umrah perempuan sering menggunakan pil penghenti haid. Namun sayangnya efek obat ini hanya bersifat sementara, sehingga darah haid kembali keluar. Oleh karena itu perempuan harus benar-benar menghitung siklus menstruasinya agar ibadah tidak terganggu di tanah suci.
Kelima, memotong antrian atau berlaku tidak sabar. Antrian sering kali panjang di tempat-tempat suci di Makkah dan Madinah. Hindarilah perilaku tidak sabar dan jangan memotong antrian. Tetaplah tenang dan bersabar dalam menjalani proses ibadah.
Keenam, tidak mencukur atau memotong rambut dengan benar. Bagi pria, mencukur kepala secara sempurna setelah menyelesaikan umroh adalah wajib. Sedangkan bagi wanita, cukup dengan memotong sebagian kecil rambut. Pastikan Sahabat melaksanakan tahallul dengan benar sesuai tuntunan agama.
Ketujuh, mengabaikan kebersihan dan lingkungan. Menjaga kebersihan dan kebersihan lingkungan adalah bagian dari ibadah umrah. Jangan membuang sampah sembarangan dan tetap menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar.
Kedelapan, tidak menghormati tempat-tempat suci. Tempat-tempat suci di Makkah dan Madinah harus dihormati dan dijaga dengan baik. Hindarilah perilaku yang tidak pantas di tempat-tempat suci, seperti berbicara keras atau berlaku kurang sopan.
Kesembilan, tidak membaca doa-doa dengan khusyuk. Saat melakukan tawaf, sa’i, dan ibadah lainnya, pastikan Sahabat membaca doa-doa dengan khusyuk dan penuh kekhusyukan. Jangan biarkan pikiran Sahabat melayang ke hal-hal lain selama ibadah.
Kesepuluh, terlalu fokus pada urusan dunia. Umrah adalah ibadah yang harus dilakukan dengan niat yang tulus dan fokus pada hubungan spiritual dengan Allah SWT. Hindari terlalu fokus pada urusan dunia seperti berbelanja atau mencari hiburan selama di Tanah Suci.
Kesebelas, tidak menghormati jamaah lain. Jaga hubungan baik dengan jamaah lain dan hindari konflik atau kesalahpahaman yang dapat mengganggu ibadah Sahabat dan orang lain.
Keduabelas, tidak membawa obat dan perlengkapan kesehatan yang cukup. Selama perjalanan umrah, kesehatan Sahabat adalah prioritas. Pastikan Sahabat membawa obat-obatan dan perlengkapan kesehatan yang cukup untuk mengatasi kemungkinan masalah kesehatan yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Dengan menghindari kesalahan-kesalahan ini, Sahabat dapat melaksanakan ibadah umrah dengan lancar dan mendapatkan manfaat spiritual yang maksimal dari pengalaman. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sahabat yang sedang merencanakan untuk berangkat umrah.
.
.
Sumber Referensi:
Hati-Hati! Inilah Kesalahan Umum Saat Melakukan Umroh!
5 Kesalahan Umum Saat Umroh, Hindari No. 4!
Kesalahan yang Kerap Dilakukan Jamaah Saat Umroh
Anda Pemula yang Ingin Umrah, Apa yang Harus Dilakukan?
Umrah artinya menjadi tamu Allah. Bagi orang-orang yang berhasil mewujudkan keinginan untuk umrah tentu saja merupakan hadiah luar biasa dari Allah swt.
Menjawab kebingungan sahabat tentang apa saja yang harus dilakukan di tanah suci tentunya sangat membuat sahabat takut. Meskipun semua lembaga penghimpun jama’ah umrah akan mengajarkan jama’ah pemula dengan kegiatan manasik umrah atau gladi sebelum keberangkatan umrah, sahabat sudah pasti memerlukan referensi lebih mengenai topik ini. Oleh karena itu, Abusiraj Travel ingin berbagi kepada sahabat semua mengenai apa saja yang harus dilakukan ketika ber-umrah nanti.
Pertama, sahabat harus menyiapkan diri dengan memastikan semua persiapan dimulai dari pemilihan travel yang tepat, dokumen keberangkatan yang lengkap, dan tak kalah penting adalah ilmu dan isi koper. Hal ini bertujuan supaya ketika di tanah suci nanti umrah berjalan dengan lancar.
Kedua, perbaiki niat sahabat sebelum memasuki miqat dan memakai pakaian ihram. Miqat adalah tempat dimulainya ihram atau niat awal sebelum ihram. Untuk pakaian, wajib bagi laki-laki tanpa jahitan dan pakaian menutup aurat sempurna bagi perempuan.
Ketiga, melafalkan talbiyah sampai melihat Ka’bah, maksudnya dilarang bergosip atau membicarakan yang tidak perlu setelah selesai memakai pakaian ihram. Sahabat hanya perlu fokus pada Allah dan kalimat talbiyah.
Keempat, melakukan tawaf. Tawaf adalah mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali. Dimulai dari Hajar Aswad atau yang biasa kita kenal dengan batuan hitam dan berakhir di tempat yang sama. Tawaf dilakukan bersamaan dengan doa-doa yang terdapat dalam buku panduan perjalanan umroh.
Kelima, lari-lari kecil antara Bukit Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Untuk pelaksanaannya, laki-laki dianjurkan lari-lari kecil. Sedangkan perempuan boleh berjalan saja.
Keenam, mencukur rambut (Tahallul). Proses pelaksanaan tahalul berbeda antara jama’ah laki-laki dan jama’ah perempuan. Jika laki-laki disunahkan botak, namun untuk jama’ah perempuan cukup seujung jari saja.
Terakhir, ziarah. Ziarah yaitu meluangkan waktu untuk datang ke tempat-tempat suci di sekitar Makkah, seperti Jabal Rahmah, Jabal Nur, dan tempat-tempat lain yang memiliki makna spiritual penting.
Dengan mengikuti panduan ini dengan penuh kesadaran dan kekhusyukan, sahabat sebagai pemula akan dapat melaksanakan ibadah umroh dengan benar dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
.
.
Sumber Referensi:
Lagi Muda-muda gini, Kamu Harus pasang tekad kuat ke Tanah Suci… Why ???
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam.
Duis aute irure dolor in reprehenderit in voluptate velit esse cillum dolore eu fugiat nulla pariatur. Excepteur sint occaecat cupidatat non proident, sunt in culpa. Ut enim ad minim veniam, quis trud tionco laboris nisi ut aliquip.
Banyak pikiran asumsi yang keliru ditengah-tengah masyarakat kita saat ini, berangkat mengunjungi tanah suci adalah suatu hal Wajib yang dilakukan oleh mereka yang telah berusia lanjut dan mempunyai ilmu agama yang mumpuni. Padahal sebenarnya, perintah untuk mengunjungi tanah suci tersebut dianjurkan bagi seluruh umat muslim yang ada didunia yang telah mampu untuk melaksanakannya baik muda maupun yang telah berusia lanjut. Ketika akan beribadah disana, sebaiknya dilakukan saat seorang muslim masih muda karena ibadah ini memerlukan kekuatan fisik yang cukup prima.
Umur adalah misteri yang tidak bisa disingkap oleh pengetahuan manusia. Karena itu selagi kita mampu dan memiliki waktu, tentunya lebih baik untuk tidak menunda-nunda ibadah.

[/vc_column_text][vc_video link=”” align=”center”][vc_column_text]01| Bukan hanya soal niat, Staminamu juga harus Kuat
Berbeda dengan ziarah biasa, berangkat ke Tanah Suci—baik umroh maupun haji—membutuhkan kondisi fisik dan mental yang prima. Perjalanan dari tanah air menuju Madinah kemudian ke Mekkah memakan waktu yang tidak sebentar dan tentu saja akan menguras tenaga. Di Tanah Suci kamu juga akan melakukan perjuangan yang tidak sedikit: tawaf mengelilingi Kakbah; bolak-balik untuk Sa’i di Bukit Shofa-Marwah; dan berdesakan demi menyentuh Hajar Aswad. Butuh energi yang tidak sedikit, bukan?
02| Jika ada yang memerlukan bantuan mu kamu Punya Kesempatan Lebih untuk Beribadah dengan Menyumbang Tenaga untuk Orang Lain
Di Tanah Suci, kamu akan bertemu dengan orang-orang berumur yang kondisi tubuhnya sudah tidak prima lagi. Kebugaran yang kamu miliki sebagai seorang anak muda akan menjadi modal untukmu melakukan ibadah jenis lain selama kunjunganmu: membantu mereka dengan energi mudamu!
03| Usia Muda adalah Saat Menentukan Pilihan Jalan Hidup
Kamu yang masih muda, penuh dengan kerisauan dan kegalauan duniawi. Tanah Suci adalah tempat yang paling tepat untukmu mengadukan segala beban di hati. Kamu bisa berdoa langsung di depan Kakbah, merendahkan diri memohon petunjuk Allah untuk pilihan jalan hidupmu. Tentu lebih baik mendapatkan pencerahan di awal masa mudamu ketimbang ketika kamu sudah lanjut usia.
04| Kamu bisa Melihat Contoh Nyata Konsistensi dalam Beribadah Sehari-Hari
Di sana, kamu akan melihat para pedagang Arab menunaikan perintah Allah dalam keseharian mereka. Saat azan tiba, mereka akan berhenti berdagang dan akan langsung menunaikan ibadah salat berjamaah sambil meninggalkan dagangan mereka. Konsistensi mereka akan menginspirasimu untuk menjadi hamba-Nya yang terus memperbaiki kualitas ibadah meski godaan duniawi bertebaran di sekitarmu.
05| Jabal Rahmah untuk Kegalauanmu Soal Jodoh
Tidak hanya soal masa depan, jodoh adalah hal lain yang mengisi daftar kebimbangan masa muda. Berdoa di Jabal Rahmah adalah solusi jitu untukmu yang galau soal pasangan hidup.
06| Perubahan Positif yang akan Kamu Alami Setelahnya
Sepulang dari sana, kamu akan mengalami banyak perubahan positif dan besarnya kekuasaan Allah. Perjuangan melaksanakan ibadah di Tanah Suci akan meningkatkan keimananmu ke level yang baru. Dan karena kamu masih muda, kamu akan punya lebih banyak waktu untuk menerapkan semua perubahan positif yang kamu dapatkan saat ziarah di Tanah Suci.[/vc_column_text][vc_column_text 0=””]Bagaimana, masih membutuhkan tambahan alasan kenapa kamu harus ke Tanah Suci selagi muda?
Tanggal keberangkatan akan diinfokan paling lambat sebulan sebelum keberangkatan
Bingung cara daftarnya gimana ?
Cara daftar jamaah : Kemari aja[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]








