Abusiraj.com, 760 Jemaah Haji Surabaya Tertahan Imbas Konflik Timur Tengah –
Jeddah, 26 Juni 2025 – Pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang awal terdampak ketegangan geopolitik. Dua kloter asal Surabaya (SUB‑43 & SUB‑44), yang terdiri dari 760 jemaah, mengalami penundaan penerbangan dari Jeddah ke Surabaya. Hal ini terjadi akibat meningkatnya konflik antara Iran dan Israel.
Apa yang Terjadi?
Kementerian Agama (Kemenag) melaporkan bahwa maskapai Saudia Airlines menunda pemberangkatan kedua kloter tersebut karena situasi keamanan di kawasan udara Timur Tengah yang memburuk pada 23–24 Juni 2025. Jemaah sudah berada di bandara saat terdengar eskalasi, sehingga kembali ke hotel transit dan menunggu penjadwalan ulang.
Jemaah Aman, Akomodasi dan Konsumsi Terjamin
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, memastikan seluruh jemaah aman dan telah mendapat akomodasi serta konsumsi gratis dari maskapai selama menginap di hotel di Jeddah. Dirjen menegaskan bahwa Kemenag bersama KJRI, KBRI, otoritas Saudi, serta pihak maskapai terus berkoordinasi agar jadwal pemulangan dapat segera diatur.
Kalender Pemulangan dan Jalur Aman
Sementara itu, pemulangan kloter lain berjalan normal lewat jalur udara yang dipantau aman, terutama melalui Oman. fase pemulangan dari Madinah dijadwalkan dimulai 26 Juni 2025, diharapkan kelancaran akan dipertahankan di tengah 100.000 lebih jemaah yang masih berada di Arab Saudi.
Tanggapan Menag
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa kondisi sudah mulai terkendali. Meskipun ada penyesuaian rute menghindari wilayah konflik di sekitar Qatar, penerbangan kini kembali sesuai rencana. Ia mengimbau masyarakat untuk terus mendoakan agar proses haji dan pemulangan berjalan lancar dan aman.
Dampak Konflik terhadap Kepulangan Jemaah
| Aspek | Dampak & Respons |
|---|---|
| Keamanan Rute Udara | Maskapai tunda penerbangan demi keselamatan. |
| Penanganan Jemaah | Akomodasi dan konsumsi ditanggung maskapai. |
| Koordinasi | Kemenag dan pihak terkait aktif memantau. |
| Alternatif Rute | Banyak kloter melalui Oman. |
| Informasi Terbuka | Kemenag rutin beri informasi resmi. |
Dua kloter jemaah haji asal Surabaya mengalami penundaan karena konflik Iran–Israel. Meski begitu, penanganan terhadap jemaah berjalan baik. Seluruh jemaah aman dan mendapat layanan memadai. Pemulangan dijadwalkan ulang secepatnya melalui jalur aman.
Baca Juga: Detik.com