Doa Perlindungan dari Bencana dan Kecelakaan Sesuai Sunnah Nabi
Abusiraj.com, Doa Perlindungan dari Bencana dan Kecelakaan Sesuai Sunnah Nabi –
Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak pernah lepas dari berbagai risiko dan bahaya, baik yang kecil maupun besar. Oleh karena itu, Islam mengajarkan umatnya untuk senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari segala bencana dan musibah. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ berkaitan dengan hal ini terdapat dalam hadits riwayat Abu Dawud, yang berisi permohonan agar dijauhkan dari berbagai bentuk kecelakaan.
Lafaz Doa
Doa ini diriwayatkan dari sahabat Abu Yasar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah ﷺ senantiasa berdoa:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَدْمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْغَرَقِ، وَالْحَرَقِ، وَالْهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan, aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari ketinggian, aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan terbakar, aku berlindung kepada-Mu dari menjadi tua renta, aku berlindung kepada-Mu dari godaan setan saat menjelang kematian, aku berlindung kepada-Mu dari mati dalam keadaan lari dari medan jihad di jalan-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena gigitan hewan berbisa.”
(HR. Abu Dawud, dinilai shahih oleh Syaikh al-Albani)
Makna dan Penjelasan Doa
Doa ini mengandung permohonan perlindungan dari delapan hal yang berbahaya:
-
Al-Hadm (Tertimpa bangunan roboh) – Memohon agar dijauhkan dari musibah reruntuhan atau tertimpa benda keras.
-
At-Taraddi (Terjatuh dari ketinggian) – Seperti jatuh dari atap, jurang, atau sumur.
-
Al-Gharaq (Tenggelam) – Baik di sungai, laut, maupun kolam.
-
Al-Haraq (Terbakar api) – Memohon agar dilindungi dari musibah kebakaran.
-
Al-Haram (Tua renta sangat lemah) – Agar tidak mengalami kondisi pikun, sakit, atau menjadi beban berat bagi orang lain di masa tua.
-
Godaan setan saat sakaratul maut – Karena setan berusaha menyesatkan manusia di akhir hayat agar tidak mendapatkan husnul khatimah.
-
Mati dalam keadaan lari dari jihad – Yang berarti meninggal dalam kondisi murtad atau berpaling dari kebenaran.
-
Meninggal karena gigitan hewan berbisa – Seperti ular atau kalajengking.
Pentingnya Membaca Doa Ini
Para ulama menjelaskan bahwa doa ini bukan hanya permohonan agar tidak meninggal karena musibah tersebut, melainkan juga agar tidak terkena dampak buruknya. Misalnya, seseorang bisa selamat dari kebakaran namun mengalami cacat atau sakit berkepanjangan. Dengan berdoa, seorang muslim memohon perlindungan total agar terhindar dari segala bahaya dunia maupun akhirat.
Doa ini menunjukkan betapa Rasulullah ﷺ sangat peduli terhadap keselamatan umatnya, baik lahir maupun batin. Membacanya secara rutin adalah ikhtiar agar kita senantiasa dalam lindungan Allah dari berbagai musibah yang bisa menimpa kapan saja.
Karena itu, mari kita amalkan doa ini dalam kehidupan sehari-hari, terutama di masa sekarang ketika risiko bencana semakin beragam. Semoga Allah selalu menjaga kita dari segala bentuk marabahaya.
