Waspadai Visa Haji Furoda dan Mujamalah
Abusiraj.com, Waspadai Visa Haji Furoda dan Mujamalah –
Musim Haji Tahun Ini: Banyak Perubahan, Banyak Pelajaran
Musim haji tahun ini membawa banyak perubahan penting, terutama soal jenis visa haji yang digunakan oleh calon jemaah. Dua jenis visa yang paling banyak dibahas adalah visa furoda dan visa mujamalah. Jika kamu atau orang terdekat berencana berhaji, informasi ini sangat penting untuk disimak agar terhindar dari kerugian besar.
Visa Furoda Tidak Berlaku: Banyak Jemaah Gagal Berangkat
Tahun ini, pemerintah Arab Saudi tidak mengeluarkan visa furoda seperti tahun-tahun sebelumnya. Akibatnya, banyak jemaah yang sudah membayar penuh terancam gagal berangkat ke Tanah Suci. Yang lebih parah, beberapa biro travel tidak menginformasikan hal ini secara jujur, sehingga jemaah berpotensi kehilangan uang puluhan juta rupiah.
Visa Turis Dilarang untuk Haji
Arab Saudi juga menertibkan penggunaan visa turis. Jadi, sekarang tidak bisa lagi masuk ke Tanah Suci untuk haji menggunakan visa turis, meskipun sebagian orang dulu bisa “menyusup” dengan cara ini.
Visa Mujamalah: Alternatif Mahalnya dan Risikonya
Karena tidak ada visa furoda, satu-satunya alternatif yang tersisa adalah visa mujamalah. Tapi hati-hati, harga visa mujamalah melonjak sangat tinggi, bahkan mencapai ratusan juta rupiah.
Bukan hanya soal harga, waspadai terkait visa ini juga menyimpan risiko besar. Banyak visa mujamalah ternyata berasal dari kuota negara lain (seperti Eropa). Jika jemaah asal Indonesia masuk dengan visa negara Eropa tanpa identitas negara tersebut, mereka bisa dicegah atau ditahan di bandara oleh imigrasi Arab Saudi.
Pentingnya Akad yang Jelas & Terbuka
Dari fenomena ini, satu hal sangat penting untuk kamu ingat:
Pastikan perjanjian dengan biro travel tertulis jelas dan terbuka sejak awal.
Jangan tergiur promo murah atau janji-janji tanpa bukti. Tanyakan secara detail:
-
Jenis visa apa yang digunakan?
-
Maskapai dan tanggal keberangkatan?
-
Bagaimana jika visa gagal keluar?
Lebih baik mendengar informasi pahit dari awal, daripada kecewa berat di akhir.
Tips untuk Calon Jemaah Haji Selanjutnya
-
Lakukan riset mendalam tentang biro travel.
-
Pilih biro yang resmi dan terdaftar di Kemenag RI.
-
Tanyakan jenis visa secara jelas dan legalitasnya.
-
Jangan tergesa-gesa menyetor uang tanpa perjanjian tertulis.
-
Minta bukti pembayaran, jadwal keberangkatan, dan kontrak.
Jangan sampai ibadah suci menjadi beban karena kurangnya informasi dan persiapan. Semoga kejadian tahun ini menjadi pelajaran berharga bagi calon jemaah di masa depan. Berhaji dengan aman, tenang, dan sesuai syariat dimulai dari memilih travel yang jujur dan terpercaya.
Simak Penjelasannya: https://youtu.be/T7PIxdP-3dE?si=qN-bHvrPE5IgeolD
